BARITO KUALA – Lembaran papan ulin yang tersusun rapi mulai membentuk jalur penghubung yang kokoh di Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban. Di bawah terik matahari, sejumlah pekerja bersama personel TMMD tampak menuntaskan detail pemasangan lantai titian, memastikan setiap papan terpasang presisi agar aman digunakan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Kesibukan itu menjadi bagian dari penyelesaian rehabilitasi Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) beserta titian penghubung menuju mushola pada kegiatan TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala. Hingga Kamis (6/8/2026), hampir seluruh tahapan telah rampung, mulai dari pemasangan tiang ulin, gelagar, lantai papan, plafon, dinding, hingga pengecatan bangunan. Pekerjaan kini difokuskan pada penyempurnaan suai titian dan pemasangan lis ruangan agar seluruh fasilitas siap dimanfaatkan.

Pelda M. Fadli, anggota Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, mengatakan ketelitian menjadi perhatian utama pada tahap akhir pekerjaan. Menurutnya, titian bukan sekadar jalur penghubung, tetapi akses yang setiap hari akan dilalui anak-anak menuju TPA maupun warga yang hendak beribadah di mushola. Karena itu, setiap bagian diperiksa kembali sebelum dinyatakan selesai.

Keberadaan titian tersebut membawa perubahan yang langsung dirasakan masyarakat. Mobilitas menuju TPA menjadi lebih mudah, terutama saat kondisi tanah lembap atau tergenang. Jalur yang lebih aman juga memperkuat kenyamanan warga dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan pendidikan, sekaligus menjadi hasil nyata kebersamaan antara Satgas TMMD dan masyarakat yang bergotong royong menyelesaikan pekerjaan hingga tahap akhir.

Penyelesaian rehabilitasi TPA beserta titian tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih layak, tetapi juga meninggalkan fondasi kebersamaan yang tumbuh selama proses pengerjaan. Fasilitas yang kini hampir sepenuhnya rampung diharapkan menjadi ruang yang terus hidup, menjadi tempat belajar, beribadah, dan mempererat hubungan sosial masyarakat Desa Tamban Bangun.(1005).