BONE – Bagi masyarakat Dusun Samaenre, sebuah dekker bukan sekadar bangunan penyeberangan. Jalur itu menjadi penghubung aktivitas harian, mulai dari anak menuju sekolah hingga warga yang membawa hasil kebun. Ketika kondisinya melemah, seluruh ritme kehidupan ikut terdampak.

Kesadaran itulah yang menjadi alasan pekerjaan perbaikan terus dilanjutkan oleh personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 1407/Bone di titik 2 Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani. Permukaan beton diselesaikan dengan rapi, sementara bagian penyangga diperkuat agar mampu menahan beban lalu lintas masyarakat.

Di lokasi pekerjaan tampak semangat yang tidak surut. Adukan semen didorong menggunakan gerobak, lalu diratakan hingga membentuk lapisan yang kokoh. Setiap tahapan dikerjakan dengan cermat karena kualitas konstruksi menjadi penentu umur layanan dekker tersebut.

Rabu (29/7/2026) menjadi lanjutan dari proses penyempurnaan fasilitas yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga. Kehadiran infrastruktur yang lebih kuat akan mengurangi hambatan perjalanan sekaligus memberi rasa aman saat melintasi kawasan itu pada berbagai kondisi cuaca.

Perbaikan dekker di Dusun Samaenre menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak selalu diukur dari ukuran bangunannya, melainkan dari besarnya manfaat yang langsung dirasakan masyarakat setiap hari.(Red/Js).