SUKOHARJO – Pemandangan yang menghangatkan hati terlihat di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol. Di antara tumpukan batu, adonan semen, dan material bangunan, seragam loreng, seragam kepolisian, serta pakaian sederhana milik warga menyatu tanpa jarak. Pekerjaan terasa lebih ringan karena dilakukan dengan semangat saling membantu.
Rusmanto, warga setempat, mengaku suasana seperti ini jarang ia rasakan. Menurutnya, gotong royong yang biasanya hanya diikuti masyarakat kini menjadi lebih bermakna karena anggota TNI dan Polri ikut bekerja bersama. Baginya, kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan hasil kepedulian semua pihak.
Rabu (29/7/2026), sejumlah sasaran terus dikerjakan secara bersamaan, mulai pembangunan talut, weremisasi jalan, rehabilitasi masjid hingga bedah rumah milik Margono. Kehadiran personel Bhabinkamtibmas yang ikut mengangkat material dan bekerja di lapangan menambah semangat warga untuk terus menyelesaikan pekerjaan.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., menilai kekompakan menjadi modal terbesar dalam mempercepat penyelesaian seluruh sasaran. Menurutnya, seluruh unsur memiliki peran yang sama penting sehingga pekerjaan berjalan lebih efektif dan target dapat dicapai sesuai jadwal.
Kepala Desa Parangjoro Hardiman, S.H., menyebut perkembangan pembangunan telah mencapai sekitar 60 persen. Ia optimistis kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung akan terus hidup di tengah masyarakat jauh setelah seluruh sasaran selesai dikerjakan.(Red/Cn).
