BONE – Komandan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone, Kapten Inf Eko S, memberikan briefing kepada para tukang yang terlibat dalam pembangunan jembatan gantung di Dusun Pattuku, Desa Pattuku, Kecamatan Bontocani. Kegiatan tersebut dilakukan sebelum pekerjaan dimulai sebagai langkah menyamakan pemahaman terkait teknis pelaksanaan, pembagian tugas, serta standar kualitas pekerjaan di lapangan.

Dalam arahannya, Kapten Inf Eko S menekankan bahwa setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan penuh ketelitian. Jembatan gantung yang dibangun melalui program TMMD akan menjadi akses vital bagi masyarakat, sehingga aspek keamanan, kekuatan konstruksi, dan ketepatan pekerjaan harus menjadi prioritas utama.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari cepat selesainya pekerjaan, tetapi juga dari kualitas hasil yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya, Kamis (23/7).

Melalui briefing tersebut, seluruh tukang dan personel Satgas memiliki persepsi yang sama sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan meminimalkan potensi kesalahan selama proses pembangunan.

Pembangunan jembatan gantung merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 1407/Bone yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mempercepat distribusi hasil pertanian warga pedesaan. Program TMMD sendiri mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga wilayah terpencil.(Red/Ap).