SUKOHARJO – Hamparan tanaman yang nantinya tumbuh di dalam green house Desa Parangjoro memiliki cerita yang bermula dari satu kebutuhan dasar: air. Fasilitas green house yang dilengkapi sumur bor menjadi sasaran tambahan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo untuk menunjang kegiatan bercocok tanam warga secara lebih optimal.
Perkembangan pembangunan fasilitas itu ditinjau Kasdipenad Brigjen Donny Pramono, S.E., M.Han., saat berkunjung ke Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (9/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Plt Bupati Sukoharjo, Danrem serta rombongan. Kasdipenad melihat langsung progres green house beserta sumur bor yang menjadi bagian dari sasaran tambahan TMMD.
Ketersediaan air membuat green house memiliki fungsi yang lebih luas. Fasilitas tersebut disiapkan agar warga dapat mengembangkan sayuran dan tanaman produktif dengan dukungan sumber air yang berada di lokasi. Konsep ini sekaligus menghubungkan pembangunan fisik dengan kebutuhan ketahanan pangan di tingkat desa.
Letkol Inf Reza Sahputra, S.E., selaku Dansatgas TMMD ke-129 mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut dikerjakan Satgas bersama warga. Ia berharap setelah TMMD selesai, pengelolaan green house dan sumur bor dapat dilanjutkan masyarakat sehingga manfaatnya tidak berhenti ketika kegiatan resmi berakhir.
Ruang tanam yang disiapkan hari ini pada akhirnya akan ditentukan oleh bagaimana warga mengelolanya. Jika dimanfaatkan secara berkelanjutan, green house dan sumber air itu dapat menjadi salah satu aset desa untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat Parangjoro.(Red/Ns).
