SUKOHARJO – Tidak ada bagian yang dibiarkan selesai setengah jalan. Setelah gorong-gorong terpasang, perhatian beralih pada tanah di sekelilingnya. Bagian yang sebelumnya menjadi lokasi galian dikembalikan agar jalur tersebut kembali memiliki tampilan dan kondisi yang lebih tertata.

Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga melakukan pekerjaan itu dengan cangkul, sekop dan ember. Tanah urugan dirapikan terlebih dahulu, kemudian dipadatkan secara bertahap. Pembersihan dilakukan setelah proses tersebut untuk menghilangkan sisa material yang berada di sekitar jalan.

Pada Minggu (9/8/2026), pekerjaan berlangsung di tengah lanskap persawahan. Bendera Merah Putih yang berkibar di sekitar lokasi turut memberi warna pada aktivitas pengerjaan, sementara pekerjaan tetap diarahkan pada penyelesaian bagian bahu jalan.

Tahap ini memiliki fungsi praktis. Permukaan tanah yang lebih padat di sekitar gorong-gorong akan membantu mengurangi kemungkinan terjadinya amblas. Di sisi lain, saluran yang telah selesai dapat digunakan untuk mendukung kelancaran aliran air dan mengurangi genangan di sekitar akses jalan.

Dari pekerjaan tersebut terlihat bahwa kualitas sebuah sasaran fisik tidak hanya ditentukan oleh bangunan utamanya. Kerapian, kestabilan tanah dan kebersihan lokasi menjadi bagian dari hasil akhir yang akan menentukan kenyamanan masyarakat ketika jalan kembali digunakan.(Red/Js).